Dukung Pangan Berkelanjutan, BRMP Sulsel Tanam Kentang Industri Berstandar GAP di Gowa
Gowa - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Selatan (BRMP Sulsel) sukses melaksanakan penanaman kentang industri varietas Medians selama dua hari, Selasa hingga Rabu (11–12 Agustus 2026). Penanaman ini berlokasi di dua titik di kabupaten Gowa yaitu di dusun Bulu Ballea Kelurahan Pattapang Kec. Tinggimoncong (0,35 ha) dan di dusun Lappara, Desa Bolaromang Kec. Tombolopao (0,57 ha).
Melalui Program ICARE, BRMP Sulawesi Selatan turut berperan aktif dalam mengembangkan penerapan Good Agricultural Practices (GAP) khususnya pada budidaya kentang industri dengan melakukan kegiatan percontohan/ demplot penerapan GAP kentang varietas industri. Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan daya saing produk pertanian nasional dan mendukung pencapaian target pembangunan pertanian berkelanjutan.
GAP sendiri merupakan standar praktik pertanian yang mencakup aspek keberlanjutan, keamanan pangan, efisiensi produksi, dan kesejahteraan lingkungan. Penerapan GAP dalam budidaya kentang bertujuan untuk meningkatkan kualitas, keamanan dan memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar pasar, serta menjaga kelestarian lingkungan
Standar GAP yang diterapakan meliputi penggunaan benih unggul/berlabel, pemupukan berdasarkan rekomendasi, aplikasi dolomit, pupuk kandang, Trichodema dan pembenah tanah, mulsa, penggunaan turus untuk menopang pertumbuhan tanaman, penggunaan irigasi hemat air (sprinkler dan drip irrigation) dan pengendalian hama penyakit terpadu (PHT) .
Pemilihan varietas industri bertujuan menginisiasi pengembangan kentang varietas industri untuk meningkatkan daya saing dan nilai jual komoditas kentang. Kentang Industri mengandung pati tinggi dan memiliki kadar gula yang rendah dari pada kentang sayur. Perluasan pengembangan kentang industri diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bahan baku kentang industri di dalam negeri untuk beberapa UMKM khususnya di Kab. Gowa dan pabrik olahan makanan berbahan dasar kentang di Indonesia.
(Sumber: AGS, MT, KH. Editor: AH)